Kabar Esports - Bagi atlet esports profesional, menjaga waktu berlatih serta istirahat sangat penting agar optimal saat pertandingan penting tiba.
Namun, belum semua tim menerapkan hal tersebut, terlebih para pemain yang mau mengikuti peraturan ketat. Di Indonesia masih banyak kebiasaan begadang dan main jor-joran saat malam. Hal ini mengubah pola hidup menjadi kurang sehat dan bisa berdampak pada permainan bahkan mengurangi usia produktif atlet esports itu sendiri.
Studi gabungan atas beberapa profesor dari berbagai universitas diantaranya ahli psikologi Daniel Bonnar, Profesor Michael Gradisar (Universitas Flinders ), Profesor pendamping Aly Suh dan kandidat Ph.D. Sangha Lee (Universitas Sungshin ), Profesor pendamping Brandy Roane (University Texas Utara) dan Dr. Daniel Blum (Universitas Stanford ) mengatakan berkat hasil studinya beberapa organisasi esports mulai melihat pentingnya tidur cukup bagi para atlet.
"Tim esports global Gen.G dari Korea Selatan, dan tim asal Perth, Australia Ground Zero jadi dua tim pertama yang mendaftarkan diri dalam proyek kami, ini sangat mendemonstrasikan komitmen mereka mengutamakan kesehatan dan performa pemain" ucap Daniel.
Pada tahap pertama, para peneliti memfokuskan pada pentingnya waktu tidur cukup bagi atlet lewat manajemen waktu. Di tahap kedua, mereka ingin meningkatkan kualitas tidur pemain melalui intervensi medis, khususnya bagi atlet yang sudah terjangkit insomnia atau susah tidur.
Tuh sobat Esports, ternyata tidur itu penting juga loh buat kita supaya tetap jago mainnya. Siapa yang tiap hari begadang nge-gamenya hayo?
Source: esports.id





1 Comments
Betting on Horse Racing Work-In-One at Oddschecker
ReplyDeleteBetting on horse racing involves taking bets from the horses you bet on to the places you want to place งานออนไลน์ your bets. This is where you can put your